.jpeg)
GALUR – Di tengah duka yang menyelimuti saudara-saudara kita di Sumatera, gelombang solidaritas terus mengalir deras dari jantung Kulon Progo. MTs Darul 'Ulum Muhammadiyah Galur (MTs DU Galur) sukses merampungkan kegiatan amal bertajuk Darul 'Ulum Peduli Sesama mengumpulkan dana yang disalurkan melalui LAZISMU Kulon Progo.
Aksi kemanusiaan ini bukan sekadar rutinitas. Melainkan wujud nyata hati yang tergerak. Selama tiga hari, Rabu-Jum'at (3-5/12/2025), seluruh komunitas madrasah bergotong royong. Anggota Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) MTs DU Galur menunjukkan keberanian dan inisiatif luar biasa.
Mereka beranjak dari kenyamanan madrasah membawa kotak donasi ke pasar setempat. Mereka langsung menyentuh hati para pedagang dan pengunjung. Aksi ini membuktikan bahwa empati sejati tidak mengenal batas usia maupun tempat, mengalirkan harapan dari setiap rupiah yang diberikan secara tulus.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Nur Sita Hamzati, S.Pd. menyampaikan pesan yang menyentuh tentang pentingnya pendidikan karakter ini. "Keterlibatan anak-anak IPM hingga ke pasar menunjukkan bahwa empati bukanlah sekadar teori di kelas. Kami ingin menanamkan benih kebaikan. Agar mereka tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas. Tetapi juga mempunya rasa kepedulian yang tinggi," ujar Nur Sita.
"Kami berharap setiap rupiah yang disalurkan ini dapat menjadi amal jariyah yang tak terputus bagi seluruh donatur. Selain itu juga membawa berkah dan membantu saudara-saudara kita di Aceh dan Sumatera yang tertimpa musibah," pungkasnya.
.jpeg)
Dalam komitmen untuk menyalurkan amanah ini dengan tepat sasaran, MTs Darul 'Ulum Muhammadiyah Galur mempercayakan seluruh donasi yang terkumpul kepada LAZISMU Kulon Progo. Bantuan kemanusiaan ini akan disalurkan melalui program INDONESIA SIAGA. Hal ini untuk memastikan bahwa uluran tangan hangat dari Kulon Progo segera terkonversi menjadi bantuan material yang sangat dibutuhkan oleh korban bencana.
Aksi yang penuh makna ini menjadi penutup tahun yang mengesankan bagi MTs DU Galur. Karena aksi ini memperlihatkan sinergi mendalam antara pendidikan berbasis ilmu, gerakan pelajar, dan penguatan nilai-nilai kemanusiaan sejati. (nib/abi).
