Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Perkuat Napas Perkaderan, PC IMM Kulon Progo Gelar Pelatihan Instruktur Dasar 2026

Selasa, 20 Januari 2026 | 20.41 WIB Last Updated 2026-01-20T13:53:07Z

 


Menghadapi tantangan zaman yang kian dinamis, Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kulon Progo melaksanakan program kerja utama  yaitu Pelatihan Instruktur Dasar (PID). Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai Kamis hingga Ahad (15-18 Januari 2026), bertempat di Kampus VI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Wates. Tema yang di ambil tahun ini “Rekonstruksi Paradigma Instruktur dalam Merawat Perkaderan IMM”, bertujuan mencetak instruktur yang tidak hanya mahir secara teknis, tetapi memiliki kedalaman ideologi dan kemampuan beradaptasi pada perkembangan zaman.

Acara dibuka secara resmi oleh perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kulon Progo, Drs. H. Subintomo. Dalam prosesi pembukaan tersebut, turut hadir Ketua PC IMM Kulon Progo, Immawan Adam Kaneka Putra, serta Ketua Panitia yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Kader, Immawan Daryanto.  Agenda ini juga dihadiri  perwakilan Ortom  di Kulon Progo yakni Hizbul Wathan dan Pimpinan Daerah Aisyiyah Kulon Progo.

Dalam sambutannya, Immawan Daryanto menekankan pentingnya peran instruktur sebagai garda terdepan pembentuk karakter kader. Ia mengaitkan esensi PID tahun ini dengan spirit Al-Qur'an.

"Instruktur IMM harus mampu beradaptasi. Melalui tema rekonstruksi paradigma ini, kami ingin melahirkan instruktur yang mampu mengawal perkaderan sesuai tingkatannya. Ini adalah aktualisasi dari nilai Surat An-Nisa ayat 9, yaitu perintah untuk menyiapkan generasi penerus yang kuat dan berkualitas, serta peringatan keras agar kita tidak meninggalkan keturunan dalam keadaan lemah," tegas Daryanto.

Sebanyak 11 peserta internal PC IMM Kulon Progo dan 1 orang peserta dari PC IMM BSKM terpilih untuk mengikuti pelatihan intensif ini. Selama empat hari, mereka digembleng dengan muatan materi yang komprehensif. Muatan materi meliputi Sistem Perkaderan Rasulullah dan Muhammadiyah, Sistem Perkaderan Ikatan, Keinstrukturan, Psikologi Perkembangan Mahasiswa, Manajemen Kelas,  Pengarusutamaan Gender dan Sistem Monitoring dan Evaluasi.

Kegiatan diselenggarakan secara offline oleh Bidang Kader ini diproyeksikan menjadi regenerasi instruktur di lingkungan Kulon Progo. Dengan lahirnya 12 calon instruktur baru, PC IMM Kulon Progo optimis kualitas pengkaderan di tingkat Komisariat akan semakin maju, solid, dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa saat ini. PID kali ini menerapkan pendekatan andragogi (pembelajaran orang dewasa). Metode yang digunakan meliputi Focus Group Discussion (FGD), diskusi kelompok terpimpin.

Melalui pelatihan ini, IMM Kulon Progo kembali menegaskan komitmennya dalam  menjalankan tanggung jawab besar dalam mencetak kader yang tidak hanya beriman dan berilmu,  namun nyata dalam beramal bagi umat dan bangsa. Ini menjadi bukti nyata perlu adanya penerus kader dalam setiap kepemimpinan.