
ACEH – Pasca bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh Tengah, proses pemulihan masih terus berlangsung. Dalam kondisi tersebut, MDMC Kulon Progo bersama MDMC DIY hadir sebagai bagian dari upaya kemanusiaan untuk membantu pemulihan masyarakat terdampak, salah satunya melalui pendirian hunian darurat (hundar) bagi warga yang kehilangan tempat tinggal. Kegiatan pendirian hunian darurat ini dilaksanakan pada Sabtu (31/1), di lokasi terdampak banjir Aceh Tengah.
Pendirian hunian darurat dilakukan dengan melibatkan relawan dari berbagai unsur MDMC. Proses pembangunan dilaksanakan secara bertahap dan gotong royong menyesuaikan kondisi lapangan serta kebutuhan warga terdampak. Hunian darurat yang didirikan diharapkan dapat menjadi ruang berteduh yang layak serta aman, sekaligus memberikan rasa tenang bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana banjir. Kehadiran hunian darurat ini juga menjadi langkah awal pemulihan sosial bagi penyintas sebelum memasuki tahap rehabilitasi dan rekonstruksi lebih lanjut.
Sekretaris MDMC Kulon Progo, Sigit Wahyu Priyono, menyampaikan bahwa pendirian hunian darurat ini merupakan wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab kemanusiaan Muhammadiyah terhadap masyarakat terdampak bencana. “Hunian darurat ini tidak hanya menjadi tempat tinggal sementara, tetapi juga bagian dari ikhtiar pemulihan awal bagi warga Aceh Tengah agar dapat kembali menata kehidupan mereka pascabanjir,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi sinergi dan kerja sama relawan MDMC DIY yang turut membantu proses pendirian hunian darurat di lapangan. Kolaborasi antar relawan ini dinilai sangat penting untuk mempercepat respon dan memastikan kebutuhan dasar penyintas dapat terpenuhi. Proses pendirian hunian darurat dilakukan dengan memperhatikan aspek keamanan, kenyamanan, dan kelayakan bagi penghuninya. Selain pembangunan fisik, relawan juga terus melakukan pendampingan serta asesmen kebutuhan lanjutan bagi warga terdampak.
Melalui kegiatan ini, MDMC Kulon Progo bersama MDMC DIY menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam setiap situasi kebencanaan, membawa semangat kemanusiaan, solidaritas antar sesama, serta keberlanjutan pemulihan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kontributor: Qothrunada Salsabila
