Kokap, 26 April 2026 — Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kokap menyelenggarakan Pelatihan Penguatan Takmir Masjid pada Ahad (26 April 2026) bertempat di SD Muhammadiyah Penggung, Hargorejo, Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan takmir masjid binaan PCM Kokap. Pelatihan bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan masjid agar lebih tertata, profesional, dan mampu menjadi pusat kegiatan umat.
Dalam sambutannya, Ketua PCM Kokap, Sudamar, S.Pd., menegaskan pentingnya pengelolaan masjid yang baik. Ia menyampaikan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga harus menjadi pusat kegiatan masyarakat dan penguatan dakwah Islam.
“Masjid harus dikelola dengan baik agar dapat menjadi pusat aktivitas umat dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan pelatihan ini didukung oleh PKU Muhammadiyah Gamping sebagai bentuk sinergi dalam penguatan dakwah dan pemberdayaan umat.
Materi pelatihan disampaikan oleh Ustadz Budi Setiawan, S.IP., yang menekankan bahwa pengelolaan masjid merupakan keharusan. Menurutnya, masjid memiliki potensi besar sebagai pusat dakwah Islam yang harus dimanfaatkan secara optimal.
“Pengelolaan masjid tidak dapat dilakukan secara asal-asalan. Harus ada sistem yang baik karena masjid memiliki potensi besar dalam pengembangan dakwah,” jelasnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kulon Progo, Warohman, yang mewakili Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting (LPCR). Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan pentingnya keberlanjutan program seperti ini.
Ia berharap kegiatan pelatihan tidak berhenti sampai di sini, tetapi dapat dilanjutkan secara rutin, minimal melalui pertemuan bulanan antar takmir masjid untuk saling berbagi pengalaman dan perkembangan pengelolaan masjid.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pengorganisasian kegiatan pengajian di masing-masing masjid agar berjalan lebih terstruktur dan berkesinambungan.
Salah satu peserta, Mario, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. Ia mengaku senang dapat mengikuti pelatihan karena selain menambah pengetahuan, juga menjadi ajang silaturahmi antar takmir masjid.
“Saya sangat senang mengikuti kegiatan ini. Selain menambah wawasan, juga bisa mempererat silaturahmi. Harapannya ke depan kegiatan seperti ini bisa terus diadakan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para takmir masjid di wilayah Kokap semakin siap dalam mengelola masjid secara profesional serta mampu menjadikan masjid sebagai pusat dakwah dan pemberdayaan umat.

