KULON PROGO – Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK
IMM) Buya Hamka sukses melaksanakan Darul Arqom Dasar (DAD) periode 2026/2027.
Kegiatan perkaderan utama tingkat pertama ini berlangsung selama tiga hari,
mulai Jumat hingga Ahad (8–10 Mei 2026). Bertempat di SMP Muhammadiyah 2 Wates,
Sanggrahan Kidul, Bendungan, Kulon Progo, DAD kali ini diikuti oleh 21 peserta.
Menariknya, peserta tidak hanya datang dari internal PK IMM Buya Hamka,
melainkan juga gabungan dari beberapa komisariat lain, yaitu: PK IMM FTI UAD, PK
IMM Psikologi UAD, PK IMM Kasman Singodimedjo
Sebagai pilar utama organisasi, DAD
merupakan program kerja krusial dari Bidang Kader yang menjadi prasyarat wajib
bagi calon pimpinan IMM di tingkat komisariat. Tahun ini, panitia mengusung
tema besar: “Sinergi Intelektualitas, Humanitas, dan Religiusitas dalam
Membentuk Kader IMM yang Berkarakter dan Berkesadaran.” Rangkaian acara resmi
dibuka pada Jumat (8/5) pukul 09.00 WIB di Kampus 6 Universitas Ahmad Dahlan
(UAD).
Ketua Panitia, Immawan Muhammad Nuzhmi Arhab,
menjelaskan bahwa tema tersebut sengaja dipilih agar proses perkaderan mampu
melahirkan kader yang seimbang secara kapasitas diri dan kepedulian sosial. "Melalui
tema ini, kami berharap peserta tidak hanya berkembang dalam intelektualitas,
tetapi juga memiliki kepedulian terhadap sesama serta religiusitas yang baik
dalam kehidupan sehari-hari," ujar Nuzhmi dalam laporan panitia.
Senada dengan hal itu, Ketua Umum PK
IMM Buya Hamka, Immawati Cahya Kindha Fiyono Putri, menegaskan bahwa DAD
bukanlah tujuan akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang. "Kami
berharap peserta tidak hanya hadir secara formalitas, tetapi mampu terlibat
aktif, berpikir kritis, dan terbuka. DAD adalah gerbang awal untuk membawa
perubahan positif bagi masyarakat lewat ilmu pengetahuan dan nilai-nilai
keislaman," tutur Cahya dalam sambutannya.
Acara kemudian dibuka secara resmi oleh
Ketua Umum Pimpinan Koordinator Komisariat (PKORKOM) IMM UAD, Immawan Muhammad
Akrom Firdaus, yang dilanjutkan dengan prosesi simbolis penyerahan peserta dari
panitia kepada tim instruktur. Usai sesi pembukaan dan foto bersama di Kampus 6
UAD, seluruh peserta langsung bertolak menuju lokasi utama di SMP Muhammadiyah
2 Wates dengan waktu tempuh sekitar 8 menit.
Selama tiga hari masa karantina, para peserta digembleng secara intensif dengan 8 materi wajib untuk membentuk karakter kepemimpinan dan kemampuan problem solving: keislaman, kemuhammadiyahan, ke IMM an, manajemen organisasi, logika dan sisitematika berfikir, manajemen aksi, analisis sosial, dan gender dalam islam.
Rangkaian agenda padat ini ditutup
dengan prosesi sakral berupa pengukuhan peserta secara simbolis oleh tim
instruktur. Selain penyampaian kesan dan pesan, panitia juga memberikan reward
(penghargaan) kepada peserta terbaik demi memicu semangat berproses ke depan. Sebagai
penutup jalinan kerja sama, panitia menyerahkan kenang-kenangan kepada Kepala
Sekolah SMP Muhammadiyah 2 Wates, Ibu Ratih Wijayanti, S.Pd., M.Pd., yang telah
mendukung penuh jalannya acara perkaderan ini.

