Moyudan, Mediamu — Ibadah kurban
tidak hanya menjadi wujud ketaatan seorang Muslim kepada Allah SWT, tetapi juga
sarana menumbuhkan kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama.
Momentum Iduladha menjadi pengingat akan keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi
Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah dengan penuh keikhlasan. Nilai-nilai
pengorbanan, syukur, dan solidaritas itulah yang berupaya ditanamkan sejak dini
oleh SD Muhammadiyah Ngijon I melalui kegiatan pentasyarufan hewan kurban yang
dilaksanakan pada Senin (25/5/2026) di halaman sekolah.
Dalam rangka menyambut Iduladha
1447 H yang jatuh pada Rabu (27/5/2026), SD Muhammadiyah Ngijon I berhasil
menghimpun dana kurban sebesar Rp28.820.000 dari iuran siswa kelas 1 hingga
kelas 6 serta partisipasi bapak dan ibu guru. Dana tersebut kemudian diwujudkan
dalam pembelian 10 ekor kambing yang disalurkan kepada sejumlah lembaga
pendidikan, sosial, dan masjid yang telah mengajukan proposal. Penerima manfaat
tersebut antara lain SD Muhammadiyah Saren, SD Muhammadiyah Kedung Banteng II,
SD Muhammadiyah Degan, SD Negeri Kwayuhan, TK ABA Sokorojo, TK ABA Turgenen, SD
Muhammadiyah Ngijon 4, SMP Muhammadiyah 2 Samigaluh, Lembaga PBHA Moyudan,
serta Masjid An-Nadwah Turgenen. Penyaluran ini menjadi bagian dari ikhtiar
sekolah dalam memperluas manfaat ibadah kurban sekaligus memperkuat jaringan
dakwah dan kepedulian sosial Muhammadiyah.
Plt Kepala SD Muhammadiyah Ngijon
I, Agus Mariyanto, S.Ag., S.Pd.SD, menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh
warga sekolah, khususnya orang tua siswa yang terus mendukung program
pembelajaran berbasis nilai-nilai Islam tersebut. “Kami mengucapkan terima
kasih kepada seluruh siswa, guru, dan terutama para orang tua atau wali murid
yang setiap tahun selalu mendukung pelaksanaan kurban di sekolah ini. Semoga
ibadah kurban yang telah dilaksanakan dapat menjadi sarana meneladani Nabi
Ibrahim dan Nabi Ismail, sekaligus membentuk pribadi siswa yang semakin
bertakwa dan memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama,” ujarnya.
Kegiatan ini juga meninggalkan
kesan mendalam bagi para siswa. Sabika Srieny, siswi kelas 2B, mengaku sangat
senang dapat menyaksikan secara langsung proses penyerahan hewan kurban. “Saya
senang sekali bisa ikut melihat penyerahan kambing kurban di sekolah. Dari
kegiatan ini saya belajar bahwa kita harus mau berbagi dengan orang lain dan
membantu yang membutuhkan. Semoga nanti kalau sudah besar saya juga bisa ikut
berkurban,” ungkapnya dengan antusias.
Melalui latihan berkurban ini, SD
Muhammadiyah Ngijon I tidak hanya mengajarkan aspek ibadah secara teoritis,
tetapi juga menghadirkan pengalaman nyata bagi siswa tentang pentingnya
pengorbanan, kebersamaan, dan kepedulian sosial. Semangat Iduladha diharapkan
menjadi bekal karakter bagi generasi muda Muhammadiyah agar tumbuh sebagai
pribadi yang religius, peduli, dan siap berkontribusi bagi masyarakat. (Edwin)

