Banyak yang mengira bahwa aktif di organisasi
kepemudaan seperti Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) hanya akan menghabiskan
waktu, energi bahkan uang. Namun tiga kader terbaik Pimpinan Cabang PC IMM Kulon
Progo berhasil membuktikan lolos sebagai
penerima (awardee) Beasiswa Sarjana Wirausaha Muhammadiyah 2025. Mereka adalah
Adam Kaneka Putra, S.Pd. sebagai Ketua Umum, Avivah Rahma Dini, S.Pd. selaku Sekretaris Umum, dan Tajkiatu Zahra,
S.Pd. sebagai Kabid. Organisasi.
Beasiswa Sarjana Wirausaha Muhammadiyah 2025
adalah Program kolaborasi strategis antara CIMB Niaga Syariah dengan Majelis
Pendidikan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Pengumuman
kelulusan ini dirilis secara resmi pada Kamis (2/7/2026) di akun Instagram @mpksdi_pp.
Setelah melalui rangkaian seleksi ketat yang dimulai sejak masa pendaftaran
pada 13–23 September 2025 lalu.
"Pencapaian ini adalah buah dari konsistensi
berorganisasi. Kami berharap program ini melahirkan wirausahawan muda
Muhammadiyah yang inovatif, mandiri, dan mampu menguatkan ekonomi umat," ujar Zahra. Dalam proses pendaftaran beasiswa ini
wajib membuat proposal dan usaha yang
akan dijalankan. Disamping itu program ini bisa mendaftar individu dan kelompok. Beasiswa
ini deruntukan untuk sarjana muda atau fresh graduate
Kompetisi Ketat dari ratusan
pendaftar program beasiswa ini mendapat antusiasme tinggi dengan menjaring
lebih dari 500 pendaftar dari Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa
Yogyakarta. Namun, hanya 50 kader terbaik yang dinyatakan lolos seleksi akhir.
Para penerima beasiswa nantinya akan mendapatkan dukungan dana stimulan,
pelatihan intensif, serta pendampingan berkala untuk mengembangkan usaha skala
mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Menariknya, salah satu
syarat mutlak penentu kelulusan dalam beasiswa ini adalah kepemilikan Surat
Keputusan (SK) aktif di Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah, seperti IMM,
IPM, Hizbul Wathan (HW) dan lain-lain. Hal ini membuktikan bahwa keaktifan di
organisasi memberikan dampak nyata yang diakui secara profesional.
Ini menjadi bukti nyata MPKSDI Pimpinan Pusat Muhammadiyah dalam merawat kader yang aktif berjuang di organisasi Otonom. Dengan adannya program ini diharapkan kader mampu berwirausaha mandiri dalam hal finansial dan menghidupkan organisasi Muhammadiyah

