Notification

×

Iklan

Iklan

Pengajian PDM Kulon Progo: Refleksi dan Tantangan bagi Persyarikatan Muhammadiyah

Kamis, 25 April 2024 | 10.34 WIB Last Updated 2024-04-25T03:54:57Z


Kulon Progo - Pengajian yang digelar oleh MPKSDI PDM Kulon Progo pada Rabu, 24 April 2024 di Lantai 3 Gedung Dakwah Muhammadiyah Kulon Progo menarik perhatian lebih dari 200 jamaah. Pengajian Pimpinan ini dihadiri oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah, Majelis/Lembaga dan juga PCM dan PCA se-Kulon Progo.

Pemateri dalam pengajian ini adalah Prof. Dr. Ir. Gunawan Budiyanto, M.P., IPM., ASEAN.Eng., Rektor UMY (Universitas Muhammadiyah Yogyakarta). Dengan latar belakang akademik yang kuat dan pengalaman yang luas, Prof. Gunawan berhasil menyampaikan materi dengan jelas dan mendalam.

Tema yang diangkat dalam pengajian ini adalah "Problematika Gerakan Ekonomi bagi Kader Persyarikatan Muhammadiyah". Dalam paparannya, Prof. Gunawan mengungkapkan beberapa inti bahasan yang menjadi sumber masalah dalam bidang ekonomi bagi para Kader Persyarikatan Muhammadiyah, antara lain:

Kultur/Budaya: Kultur atau budaya yang belum sepenuhnya mendukung gerakan ekonomi dalam Persyarikatan Muhammadiyah menjadi salah satu hambatan. Adanya perubahan mindset dan pemahaman tentang ekonomi yang lebih inklusif diharapkan dapat mengatasi hambatan ini.

Komitmen Saling Membeli/Perputaran Ekonomi Internal: Masih adanya kendala dalam komitmen anggota untuk saling mendukung dalam hal membeli produk atau jasa dari sesama anggota Persyarikatan Muhammadiyah. Perlu adanya upaya untuk meningkatkan kesadaran dan komitmen dalam memajukan ekonomi internal.

Ekosistem yang Belum Saling Mendukung: Ekosistem ekonomi di dalam Persyarikatan Muhammadiyah perlu diperkuat agar dapat saling mendukung dan mempercepat pertumbuhan ekonomi bagi kader-kadernya.


Secara keseluruhan, pengajian ini berhasil memberikan wawasan dan pemahaman yang lebih dalam mengenai problematika gerakan ekonomi dalam Persyarikatan Muhammadiyah. Diharapkan, dengan adanya pengajian seperti ini, akan mendorong terciptanya solusi dan inovasi baru dalam mengatasi hambatan-hambatan yang ada. (heri)


Tidak ada komentar: