Notification

×

Iklan

Iklan

Kader Muhammadiyah Siap Sukseskan Pilkada Kulon Progo 2024

Senin, 29 April 2024 | 10.14 WIB Last Updated 2024-04-29T03:48:54Z

YOGYAKARTA - Pemilu 2024 telah berlalu dan kini rakyat Indonesia akan menghadapi satu lagi agenda pesta demokrasi terbesar di negeri ini. Yakni, Pilkada serentak untuk menentukan Kepala Daerah di tingkat provinsi dan kabupaten/kota pada akhir 2024 nanti. Hal ini tentu diantisipasi oleh berbagai pihak, salah satunya Muhammadiyah. Meskipun bukan organisasi politik, namun sebagai bagian dari Indonesia, Muhammadiyah punya hak untuk berkontribusi untuk negeri dengan dakwah kebangsaannya. Sebagaimana disampaikan dalam pertemuan pada tanggal 20 April 2024 di Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah Jalan Cik Ditiro Yogyakarya.

Salah satu upayanya adalah dengan mendukung diaspora kader-kadernya yang berkiprah di ranah politik, baik di eksekutif dan legislatif. "Tentu, dalam hal politik, kami akan meletakkan sesuatu pada koridornya. Yaitu, mendukung para kader untuk berkiprah di ranah publik," kata Arif Jamali Muis, M.Pd., Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DI Yogyakarta.

Hal tersebut, lanjut Arif, sesuai dengan keputusan Musywil XIII tahun 2023, yaitu melakukan diaspora kader di semua bidang. Ini sudah dibuktikan pada Pemilu 2024 lalu, dimana PWM DIY berhasil memenangkan salah satu kader terbaiknya, yaitu Ahmad Syauqi Soeratno di Pemilihan DPD RI.

Kemudian, pada Pilkada nanti, PWM DIY telah mempersiapkan diri. Yaitu, dengan melakukan pemetaan terhadap kader-kader yang akan didukung untuk maju di Pilkada nanti. Salah satu kader yang sudah masuk bursa calon adalah Sapardiyono (Wakil Ketua PWM DIY) yang diusung melalui Partai Golkar untuk Pilkada Kulon Progo. Sebagai kader Muhammadiyah di Kulon Progo, "Sapardiyono menyampaikan bahwa dirinya optimis dan akan berikhtiar semaksimal mungkin untuk mensukseskan pilkada Kulon Progo 2024."

Kader inti Muhammadiyah harus mendapatkan dukungan penuh dari warga Muhammadiyah. Meskipun banyak kader ataupun simpatisan Muhammadiyah di kontestasi Pilkada 2024 ini yang turut berpartisipasi, tentu harus ada kader inti yang benar-benar diharapkan sukses.

Di ujung pertemuan Arif Jamali Muis berpesan "Berjuanglah di ranah politik dengan baik, mengedepankan nilai-nilai kepribadian Muhammadiyah. Kami tentu mendukung (penuh) kader-kader untuk berdakwah di ranah publik dan eksekutif pemerintahan, kalau sudah terpilih maka berjuanglah untuk masyarakat dan bangsa karena itu kepribadian Muhammadiyah." *

Tidak ada komentar: