Pemberangkatan
Relawan Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta |
KULON PROGO – Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) PDM Kulon Progo resmi memberangkatkan tiga relawannya pada 5 Desember 2025 untuk terlibat dalam penanganan darurat bencana banjir dan tanah longosr yang melanda Provinsi Aceh. Pemberangkatan ini merupakan bentuk komitmen Muhammadiyah Kulon Progo dalam mendukung respons cepat dan terkoordinasi terhadap bencana yang menimbulkan dampak besar bagi masyarakat setempat.
Tim yang diterjunkan berasal dari bidang Tanggap Darurat, Rehabilitasi, dan Rekonstruksi (TDRR) yang terdiri dari Sutrisna, Harri Suprastowo, S.Kep., Ns., serta Yusuf Arifianto, S.Pd. Selama penuguasan, mereka akan bergabung dengan rombongan LRB PWM DIY, yang menjadi koordinator tim respon Muhammadiyah di tingkat wilayah.
Pemberangkatan
Relawan Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta |
Misi kemanusiaan ini akan berlangsung selama 30 hari, dengan fokus pada asesmen kebutuhan, dukungan kedaruratan, distribusi bantuan, serta pemetaan kerusakan dan kebutuhan pemulihan awal. Kehadiran relawan dari Kulon Progo diharapkan dapat memperkuat kapasitas LRB PWM DIY dalam membetukan pelayanan cepat, tepat, dan menyeluruh di lokasi terdampak.
Drs. H. Subintomo, selaku perwakilan Pimpinan PDM Kulon Progo, menyampaikan do’a dan dukungan penuh untuk para relawan. “Semoga para relawan diberi kesehatan, keselamatan, dan kelancaran dalam menjalankan tugas kemanusiaan ini, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat Aceh yang tengah menghadapi masa sulit,” ujarnya.
Kontributor : Qothrunada Salsabila
