
SENTOLO – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sentolo terus memperkuat syiar dakwah melalui pengajian rutin Ahad Pagi. Kali ini, kegiatan dipusatkan secara bergilir di SMK Muhammadiyah Sentolo pada Ahad Legi (19/04/2026), dengan agenda spesial berupa pamitan calon jemaah haji.
Ketua PCM Sentolo, Drs. H. Kasdiyono, mengungkapkan bahwa pengajian ini bukan sekadar rutinitas, melainkan warisan dakwah yang memiliki nilai sejarah panjang.
"Pengajian rutin Ahad pagi ini telah dirintis sejak tahun 1980-an, di mana pemateri awalnya adalah Pak AR Fakhruddin. Hingga kini, antusiasme warga tetap tinggi dengan kehadiran tidak kurang dari 200 jemaah setiap pekannya," ujar Kasdiyono.
Ia menambahkan, model pengajian keliling dari ranting ke ranting sengaja dilakukan untuk menyuntikkan semangat baru di tingkat akar rumput. Menurutnya, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) memiliki tanggung jawab besar untuk menciptakan suasana dakwah yang menggembirakan bagi jemaah.
Pelepasan Calon Jemaah Haji
Nuansa berbeda tampak pada pengajian kali ini. Selain agenda kajian rutin, acara dirangkai dengan prosesi pamitan 15 orang calon jemaah haji asal Kapanewon Sentolo yang berada di bawah bimbingan KBIHU 'Aisyiyah.
Para calon tamu Allah ini dijadwalkan akan bertolak menuju tanah suci pada 21 April 2026 mendatang. Isak haru dan doa bersama mewarnai pelepasan tersebut agar para jemaah diberikan kesehatan dan kemudahan dalam menjalankan ibadah.
Nuansa berbeda tampak pada pengajian kali ini. Selain agenda kajian rutin, acara dirangkai dengan prosesi pamitan 15 orang calon jemaah haji asal Kapanewon Sentolo yang berada di bawah bimbingan KBIHU 'Aisyiyah.
Para calon tamu Allah ini dijadwalkan akan bertolak menuju tanah suci pada 21 April 2026 mendatang. Isak haru dan doa bersama mewarnai pelepasan tersebut agar para jemaah diberikan kesehatan dan kemudahan dalam menjalankan ibadah.
Dorongan Kejayaan Pendidikan
Sementara itu, Ustaz H. Alip Mulyono dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kulon Progo yang hadir sebagai pemateri, menitipkan pesan khusus mengenai kemajuan pendidikan. Ia mendorong warga persyarikatan untuk kembali membesarkan SMK Muhammadiyah Sentolo.
"Warga Muhammadiyah harus bahu-membahu menjadikan SMK Muhammadiyah Sentolo jaya kembali, sebagaimana masa keemasan SPG Muhammadiyah Sentolo dulu. Sekolah ini harus terus menunjukkan keunggulannya agar tetap menjadi pilihan utama masyarakat," tegas Ustaz Alip.
Kegiatan ini ditutup dengan ramah tamah antarpimpinan cabang, ranting, dan warga Muhammadiyah se-Kapanewon Sentolo, memperkuat tali silaturahmi yang telah terjaga puluhan tahun. (jum)
Sementara itu, Ustaz H. Alip Mulyono dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kulon Progo yang hadir sebagai pemateri, menitipkan pesan khusus mengenai kemajuan pendidikan. Ia mendorong warga persyarikatan untuk kembali membesarkan SMK Muhammadiyah Sentolo.
"Warga Muhammadiyah harus bahu-membahu menjadikan SMK Muhammadiyah Sentolo jaya kembali, sebagaimana masa keemasan SPG Muhammadiyah Sentolo dulu. Sekolah ini harus terus menunjukkan keunggulannya agar tetap menjadi pilihan utama masyarakat," tegas Ustaz Alip.
Kegiatan ini ditutup dengan ramah tamah antarpimpinan cabang, ranting, dan warga Muhammadiyah se-Kapanewon Sentolo, memperkuat tali silaturahmi yang telah terjaga puluhan tahun. (jum)
