KULON PROGO – Ratusan anggota kepanduan Hizbul Wathan (HW) Wreda dari berbagai penjuru Daerah Istimewa Yogyakarta berkumpul dalam acara Pengajian HSB Wates Selatan dan Syawalan HW Wreda se-DIY yang berlangsung khidmat pada Ahad, 12 April 2026.
Kegiatan yang dipusatkan di wilayah Wates Selatan ini menjadi ajang silaturahmi akbar yang mempertemukan sekitar 650 tamu undangan. Mereka berasal dari perwakilan Qobilah HW Kulon Progo, Bantul, Sleman, Gunung Kidul, hingga Kota Yogyakarta, serta diikuti oleh jamaah simpatisan Muhammadiyah setempat.
Kemeriahan Seni dan Budaya
Sejak pagi, suasana lokasi acara telah dimeriahkan dengan serangkaian penampilan seni. Sebagai pembuka, murid-murid dari TK ABA Sanggrahan tampil menggemaskan di hadapan para hadirin. Tak ketinggalan, harmoni musik tradisional dari tim karawitan turut menambah kekhidmatan suasana pra-acara.
Kemeriahan semakin terasa saat tim Drumband HW Wreda Qobilah Srandakan, Bantul, unjuk kebolehan. Penampilan energik dari para personel senior ini membuktikan bahwa semangat kepanduan tidak luntur oleh usia, yang kemudian disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta.
Sinergi Pemerintah dan Organisasi
Dalam sesi formal, perwakilan panitia HW menyampaikan laporan kegiatan yang menekankan pentingnya konsistensi dalam berorganisasi dan berdakwah. Acara ini juga dihadiri oleh Asisten Perekonomian Pembangunan dan Sumber Daya Alam (Asda 2) Sekda Kulon Progo, Drs. Jazil Ambar Was'an.
Dalam sambutannya, Jazil Ambar Was'an memberikan apresiasi atas peran aktif HW Wreda dan Muhammadiyah dalam menjaga kerukunan serta mendukung pembangunan karakter masyarakat di Kulon Progo.
Inti Pengajian: Menguatkan Ukhuwah
Memasuki acara inti, para hadirin menyimak tausiyah yang disampaikan oleh Drs. H. Sudarminto. Dalam ceramahnya, beliau mengupas tuntas urgensi silaturahmi sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah. Beliau mengingatkan bahwa pertemuan seperti Syawalan bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk saling memaafkan dan memperkuat jalinan persaudaraan antarwarga Muhammadiyah.
Kegiatan ditutup tepat pada pukul 11.00 WIB. Meski melibatkan massa yang cukup besar, acara berlangsung dengan tertib. Para peserta meninggalkan lokasi dengan penuh antusias dan kegembiraan, membawa semangat baru untuk terus berkiprah di daerah masing-masing.
