Menjaga
anak-anak tetap produktif dan jauh dari layar gadget selama libur
sekolah menjadi tantangan besar bagi para orang tua saat ini. Menjawab keresahan
tersebut, Markaz Al-Qur’an Annajmu Tsaqib menggandeng Pimpinan Ranting Ikatan
Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) SMK Muhammadiyah 1 Wates untuk menggelar sebuah
aksi nyata di alam terbuka. Kolaborasi ini diwujudkan melalui agenda Manbit
Camp Al-Qur’an (Malam Bina Iman dan Taqwa Bersama Al-Qur’an) yang berlangsung
pada 1–2 Juli 2026 di kawasan wisata Laguna Barat, Pantai Glagah.
Agenda
yang dirancang untuk membentengi generasi muda dari gempuran liburan digital
ini sukses menarik antusiasme tinggi, diikuti 42 peserta dan didampingi 20
lebih wali murid. Sebagai motor penggerak aktivitas lapangan, tim outbound
dari PR IPM SMK Muhammadiyah 1 Wates mengambil peran penting dalam mengemas
acara agar tidak membosankan bagi anak-anak. Bersama Founder Markaz
Al-Qur’an Annajmu Tsaqib, tim Kitchen Noishy, dan para relawan, mereka meramu
rangkaian kegiatan yang edukatif sekaligus hangat.
Rangkaian kegiatan diantaranya, sesi siang diawali dengan apel pembukaan yang khidmat langsung berubah ceria saat tim IPM SMK
Muhammadiyah 1 Wates memandu games keakraban. Sesi ini sukses membuat
para peserta yang berasal dari berbagai sekolah berbeda langsung saling
mengenal dan membaur. Sesi
sore menjelang magrib, suasana syahdu menyelimuti pesisir Laguna Barat saat
seluruh santri melaksanakan tadarus Al-Qur’an bersama yang dipandu oleh Ustadz
Imam Mars Miasya. Sesi
Malam kajian "Mengenal Allah"
oleh Bayu Gatra Irawan. Setelah makan malam, acara ditutup dengan sesi renungan
malam yang menyentuh hati bersama Bunda Wulan lewat tema, “Surat Cinta untuk
Ibu”.
Kehadiran
anak-anak yang melantunkan ayat suci di alam terbuka ternyata tidak hanya
membekas di hati orang tua, tetapi juga membawa kedamaian bagi warga di sekitar
Pantai Glagah. Mbah Pur, salah seorang warga setempat, mengaku terharu
mendengar gema Al-Qur'an di kawasannya selama dua hari tersebut.
"Sering-sering
adakan kemah begini ya, Mas Ustadz. Sejak kemarin sore saya mendengar bacaan
Al-Qur'an terus. Ikut mendengarkan, saya bahkan ikut menikmati indahnya bacaan
anak-anak," ungkap Mbah Pur dengan senyum sumringah.
Melalui
komitmen kuat dari Markaz Al-Qur’an Annajmu Tsaqib serta dukungan penuh dari
kader-kader IPM SMK Muhammadiyah 1 Wates, langkah nyata ini diharapkan mampu
membentuk generasi yang Qur'ani, berakhlak karimah, dan tangguh menghadapi
zaman. Melihat kesuksesan edisi perdana ini, pihak penyelenggara berharap
Manbit Camp dapat menjadi agenda rutin dengan skala yang jauh lebih besar pada
musim liburan berikutnya, sekaligus menjadi pemantik kesadaran kolektif akan
pentingnya pendidikan karakter berbasis Al-Qur’an sejak dini.

