
Galur - Rangkaian peringatan Milad ke-94 Darul Ulum diselenggarakan pengajian akbar pada Ahad (5/7/2026). Kegiatan ini diisi dengan pengajian akbar dan santunan kepada 100 anak yatim piatu sebagai bentuk syukur sekaligus implementasi nilai-nilai kepedulian sosial yang menjadi ciri gerakan Muhammadiyah.
Resepsi milad dihadiri oleh Ketua PDM Kulon Progo, Kakan Kemenag, Panewau dan Forkompimkap, perwakilan keluarga H. Dawam Rozie (Pendiri Darul Ulum), keluarga besar Darul Ulum, warga Muhammadiyah, alumni, tokoh masyarakat, wali santri, serta masyarakat sekitar yang mengikuti rangkaian acara dengan penuh khidmat.
Pengajian menghadirkan narasumber dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah, dr. H. Agus Taufiqurahman, Sp.S., M.Kes., yang menyampaikan tausiyah bertema "Semangat Mengaji untuk Meraih Surga."
Dalam ceramahnya, beliau mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup dalam membangun pribadi, keluarga, dan masyarakat yang berkemajuan. Menurutnya, langkah pertama yang harus dilakukan adalah meluruskan niat dalam mengaji semata-mata untuk mencari rida Allah SWT.
Beliau juga menekankan pentingnya menumbuhkan kecintaan kepada Al-Qur'an dengan senantiasa membaca, mempelajari, memahami, dan mengamalkan isi kandungannya. Semangat mengaji, lanjutnya, akan meningkatkan keimanan yang pada akhirnya memperkuat kualitas ibadah seorang muslim.
"Keimanan yang kuat akan melahirkan akhlak yang mulia. Orang yang dekat dengan Al-Qur'an akan tercermin dalam perilaku dan kepeduliannya terhadap sesama," ungkapnya.
Lebih lanjut, beliau mengajak seluruh warga persyarikatan untuk terus menghidupkan semangat Surah Al-Ma'un secara istiqamah melalui kepedulian terhadap kaum dhuafa, anak yatim, dan pelayanan kepada masyarakat. Semangat tersebut, menurutnya, harus menjadi karakter dalam setiap aktivitas dakwah dan pendidikan.
Di akhir tausiyahnya, dr. Agus mengajak seluruh keluarga besar Darul Ulum untuk terus mengembangkan dan mengelola Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) secara profesional sebagai sarana mencetak kader-kader Islam berkemajuan yang berilmu, berakhlak mulia, serta siap memberikan kontribusi bagi umat, bangsa, dan negara.
Sebagai wujud nyata semangat Al-Ma'un, pada kesempatan tersebut panitia Milad ke-94 Darul Ulum juga menyerahkan santunan kepada 100 anak yatim piatu. Kegiatan ini menjadi simbol kepedulian sosial sekaligus bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang Darul Ulum yang telah mengabdi selama 94 tahun dalam bidang pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.
Ketua panitia berharap momentum Milad ke-94 ini semakin memperkokoh komitmen seluruh keluarga besar Darul Ulum untuk terus meningkatkan kualitas amal usaha, memperkuat dakwah, serta melahirkan generasi Qurani yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, dan berkemajuan sesuai cita-cita Muhammadiyah.
Dengan berakhirnya resepsi milad ini, seluruh rangkaian Milad ke-94 Darul Ulum resmi ditutup. Semangat kebersamaan yang terbangun selama rangkaian kegiatan diharapkan menjadi energi baru untuk terus memajukan Darul Ulum sebagai lembaga pendidikan Islam yang unggul, mencerahkan, dan bermanfaat bagi masyarakat luas. (Ek)
