Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

PDM Kulon Progo Gelar Hari Syiar BerMuhammadiyah, Dorong Kemandirian dan Penguatan Organisasi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 12.55 WIB Last Updated 2026-08-04T05:55:24Z


KULON PROGO - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kulon Progo kembali menggelar agenda rutin Hari Syiar BerMuhammadiyah (HSB) di Masjid Agung Kulon Progo pada Ahad 2 Agustus 2026. Forum ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antarwarga persyarikatan sekaligus menyampaikan sejumlah agenda strategis organisasi di tingkat daerah.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua PDM Kulon Progo Drs H Subintomo mengingatkan seluruh kader dan pengurus untuk memelihara rasa memiliki (handarbeni) terhadap persyarikatan. Beliau mengutip salah satu pesan penting dari pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan, agar anggota tidak menduakan organisasi.

"Cinta Muhammadiyah berarti kita merasa memiliki Muhammadiyah. Pesan KH Ahmad Dahlan: Jangan menduakan Muhammadiyah dengan organisasi lain. Kita harus menomor satukan Muhammadiyah dalam berorganisasi dan siap berkeringat bersama untuk memajukannya," tegas Wakil Ketua PDM Kulon Progo.

Selain pesan penguatan komitmen, PDM Kulon Progo juga mengumumkan beberapa agenda:
  • Perluasan Masjid Agung Wates: Mengajak jamaah dan warga Muhammadiyah untuk berpartisipasi dalam mendukung pembebasan serta pengurukan lahan di sisi selatan masjid.
  • Pengaktifan Pengajian Pimpinan: Menggiatkan kembali pengajian rutin bagi jajaran pimpinan yang sempat terhenti, dengan jadwal baru setiap pertengahan bulan Hijriah.
  • Pendirian MBS Muhammadiyah Triharjo: Mengabarkan perkembangan pembangunan Muhammadiyah Boarding School (MBS) di Triharjo yang siap menerima santri baru pada tahun ajaran mendatang.
Pengajian inti oleh Dr. H. Khaeruddin Bashori, M.Si. mengangkat tema "Keluarga Sakinah sebagai Pilar Ketahanan Bangsa". Dr. Khaeruddin Bashori menjelaskan bahwa keluarga merupakan unit terkecil yang sangat menentukan kokohnya suatu bangsa.

Acara diakhiri dengan penghimpunan infak jamaah serta doa bersama untuk kesembuhan tokoh dan pengurus yang sedang sakit. (heri)