Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Bupati Kulon Progo Beri Pesan Kemerdekaan kepada Santri Al-Manar

Rabu, 02 September 2026 | 14.25 WIB Last Updated 2026-09-02T07:28:25Z

 

KULON PROGO — Bupati Kulon Progo, R. Agung Setyawan, berpesan kepada santri Pondok Pesantren Muhammadiyah Al-Manar Pengasih agar mengisi kemerdekaan melalui karya nyata dan kontribusi positif bagi masyarakat. Pesan tersebut disampaikan saat bertemu dengan pimpinan pondok dan lima santri Al-Manar di ruang tunggu Yogyakarta International Airport (YIA), Jumat, 28 Agustus 2026. 

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat setelah H. Alip Mulyono, S.Pd., M.S.I., bersama lima santri menyelesaikan kegiatan Mubaligh Hijrah di SD Muhammadiyah Ngestiharjo. Dalam kesempatan tersebut, keduanya berbincang mengenai pendidikan, dakwah, serta peran generasi muda dalam memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.


R. Agung Setyawan menekankan bahwa kemerdekaan perlu dimaknai melalui tindakan yang memberikan manfaat bagi kehidupan bersama. Menurutnya, generasi muda, termasuk para santri, memiliki peran strategis dalam meneruskan cita-cita kemerdekaan melalui pendidikan, pengabdian, karya, dan kepedulian sosial.


Pesan tersebut selaras dengan firman Allah SWT dalam QS. At-Taubah ayat 105:

وَقُلِ اعْمَلُوا فَسَيَرَى اللَّهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُ وَالْمُؤْمِنُونَ

"Dan katakanlah: Bekerjalah kamu, maka Allah akan melihat pekerjaanmu, begitu pula Rasul-Nya dan orang-orang mukmin." (QS. At-Taubah: 105).


Bupati berharap Pondok Pesantren Muhammadiyah Al-Manar Pengasih dapat terus berperan dalam membentuk generasi yang memiliki kedalaman ilmu, karakter yang kuat, serta kepedulian terhadap persoalan sosial di sekitarnya. Ia juga mengapresiasi pelaksanaan Mubaligh Hijrah yang menjadi ruang bagi santri untuk mengembangkan kemampuan dakwah sekaligus belajar berinteraksi dan mengabdi di tengah masyarakat.


Apresiasi juga disampaikan kepada H. Alip Mulyono atas kiprahnya dalam mendampingi santri dan mengembangkan dakwah yang santun serta memberikan manfaat bagi masyarakat. Kegiatan Mubaligh Hijrah dinilai menjadi bagian penting dari proses pendidikan santri karena mempertemukan pembelajaran di pesantren dengan pengalaman langsung di lingkungan sosial.


H. Alip Mulyono menyampaikan terima kasih atas perhatian dan pesan yang diberikan Bupati Kulon Progo. Ia turut mendoakan agar R. Agung Setyawan senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, kekuatan, serta kelancaran dalam menjalankan amanah kepemimpinan di Kabupaten Kulon Progo.


“Semoga Allah SWT memberikan kesehatan, keberkahan usia, kemudahan, dan kesuksesan dalam memajukan Kabupaten Kulon Progo. Kami juga mendoakan kelancaran beliau dalam menerima penghargaan nasional di Bali pada bulan Agustus ini,” ujarnya.


Pertemuan tersebut menjadi momentum yang memperlihatkan pentingnya sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam membangun generasi yang berilmu dan berkarakter. Bagi para santri Al-Manar, pesan tersebut menjadi pengingat bahwa mengisi kemerdekaan dapat diwujudkan melalui karya, dakwah, pendidikan, serta pengabdian yang memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya bagi warga Kulon Progo. Alip.