Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Perkuat Layanan Kesehatan Mental, PP Nasyiatul Aisyiyah dan LazisMu Gelar Kick Off dan Penyusunan SOP Mental Health Corner di Kulon Progo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18.16 WIB Last Updated 2026-08-03T11:16:11Z


KULON PROGO — Pimpinan Pusat (PP) Nasyiatul Aisyiyah bekerja sama dengan LazisMu PP Muhammadiyah dan Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kulon Progo melaksanakan Kick Off dan menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) Alur Layanan Mental Health Corner di Kabupaten Kulon Progo, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kulon Progo tersebut merupakan tindak lanjut dari audiensi lintas pemangku kepentingan yang telah dilaksanakan pada 24 Juni 2026 lalu.

Program Mental Health Corner ini dirancang untuk menanggapi meningkatnya kebutuhan pendampingan serta kepedulian terhadap isu kesehatan mental masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda dan lingkungan pendidikan. Selain di Kulon Progo yang menjadi pilot project program MHC, program MHC juga dijalankan di Kota Semarang.

Penyusunan SOP alur layanan ini menjadi langkah-langkah strategis untuk memastikan pendampingan psikologis berjalan secara terstruktur, terukur, dan terintegrasi. Untuk memaksimalkan hal tersebut, kegiatan peresmian ini melibatkan berbagai elemen lintas sektor guna menyusun alur referensi yang efektif.

Sejumlah instansi dan lembaga yang hadir dalam forum ini antara lain:
Unsur Pemerintah & Fasilitas Kesehatan: Dinas Kesehatan Kulon Progo, Dinas Pendidikan Kulon Progo, serta Puskesmas Wates.

Unsur Pendidikan & Persyarikatan: Majelis Dikdasmen PDM Kulon Progo, LazisMu Kulon Progo, PDNA Kulon Progo, serta jajaran Kepala Sekolah dan Guru Bimbingan Konseling (BK) dari SMP Muhammadiyah 2 Wates dan SMK Muhammadiyah 1 Wates.

Sinergi ini diharapkan mampu mewujudkan Mental Health Corner sebagai ruang aman (safe space ) yang responsif dalam memberikan Pertolongan Pertama Kesehatan Mental, melalui integrasi antara sekolah, Puskesmas, dan lembaga terkait, deteksi dini serta sistem rujukan medis maupun psikologis bagi para pelajar di Kulon Progo dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.

Kontributor: Nurrahmah Awalunnisa