Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Picu Semangat, Keluarga Besar Musera Hadiri Pengajian Ahad Pagi PCM Wates Selatan

Rabu, 16 September 2026 | 21.47 WIB Last Updated 2026-09-16T14:47:06Z

Kulon Progo (Musera) – Keluarga besar MI Muhammadiyah Serangrejo (Musera) aktif menunjukkan komitmennya dalam penguatan nilai-nilai spiritual keagamaan. Hal tersebut dibuktikan melalui kehadiran jajaran guru dan karyawan dalam agenda Pengajian Ahad Pagi yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wates Selatan pada Ahad Pon (13/9/2026). Kegiatan syiar Islam yang berlangsung khidmat ini dipusatkan di Masjid KH. Ahmad Dahlan, Dalangan, Wates.


Pengajian rutin ini menghadirkan Ustadz Bambang Suryanto, S.Pd.I. sebagai narasumber utama. Dalam untaian tausiyahnya, ia mengupas tuntas tentang luasnya rahmat dan kasih sayang Alloh SWT terhadap hamba-Nya yang istiqomah dalam menuntut ilmu. 


”Ketika kita beribadah kepada Alloh, maka Alloh sangat mengapresiasi prosesnya. Sebagai contoh, kita baru berniat pergi mengaji saja Alloh sudah memberikan pahala. Apalagi sampai kita melangkah untuk pergi, maka Alloh menilai setiap langkah kita. Oleh karena itu, bersegeralah untuk segala bentuk kebaikan,” tutur Ustadz Bambang.


Keikutsertaan aktif warga madrasah dalam kegiatan persyarikatan ini mendapat dukungan penuh dan apresiasi dari Kepala MI Muhammadiyah Serangrejo (Musera), Sumarsih, M.S.I. Ia menegaskan bahwa pengajian ini menjadi sarana penting untuk menyegarkan kembali semangat ber-Muhammadiyah dan meningkatkan kualitas keimanan pendidik. 


”Kami sangat mendukung penuh adanya pengajian rutin PCM Wates Selatan ini, karena selain menjadi wadah thalabul ’ilmi, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara amal usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan dengan pimpinan cabang,” ujar Kamad.



Rasa syukur dan antusiasme juga disampaikan oleh salah satu guru Musera yang istiqomah hadir, Istiqomah, S.Pd. Menurutnya, forum keagamaan seperti ini memberikan dampak ganda yang sangat positif bagi para pendidik, baik secara vertikal kepada Sang Pencipta maupun secara horizontal kepada sesama warga persyarikatan. 


”Saya pribadi sangat bersyukur dengan adanya pengajian rutin ini, karena selain mampu mengakrabkan tali persaudaraan dan silaturahmi antarwarga Muhammadiyah, kita juga pulang dengan membawa bertambahnya ilmu yang bermanfaat untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap guru yang akrab disapa Isti tersebut dengan penuh kebahagiaan. (ist)