Notification

×

Iklan

Iklan

MENUJU

1 Ramadhan 1448 H

8 Februari 2027 M
0 HARI
:
00 JAM
:
00 MNT
:
00 DTK

Tag Terpopuler

Respons Kerusakan Lingkungan, Ratusan Murid SMK Muhammadiyah 2 Wates Gelar Salat Istisqa’ dan Khotbah Ekologis

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19.09 WIB Last Updated 2026-10-24T12:13:41Z

WATES - Menghadapi fenomena kemarau panjang serta dampak perubahan iklim yang kian terasa, keluarga besar SMK Muhammadiyah 2 Wates menggelar ibadah salat Istisqa’ secara berjamaah pada Jumat (23/10/2026) pagi. Sebanyak 739 peserta yang terdiri atas 685 murid serta 54 guru dan karyawan memadati halaman sekolah sejak pukul 07.30 WIB untuk memohon keberkahan hujan sekaligus melakukan perenungan spiritual.

Di bawah naungan langit pagi yang cerah berawan, suasana religius dan penuh haru tampak menyelimuti seluruh area sekolah. Para murid bersama jajaran pendidik berkumpul secara tertib mengenakan seragam sekolah sembari membawa perlengkapan salat masing-masing. Rangkaian ibadah diawali dengan pelaksanaan salat sunah Istisqa’ dua rakaat yang dipimpin oleh Fuad Dirahman, S.Pd. selaku imam. Seusai salat, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian khotbah ekologis oleh Maulana Maqdum Ibrahim, S.Pd.

Dalam khotbahnya, Maulana Maqdum menyoroti isu perubahan iklim dan krisis kekeringan dari sudut pandang ajaran Islam. Beliau menegaskan bahwa ancaman pemanasan global bukan sekadar fenomena alam biasa, melainkan dampak nyata dari perbuatan manusia sebagaimana diabadikan dalam Surah Ar-Rum ayat 41.

"Bumi terasa kian mendidih dan kekeringan melanda di berbagai tempat. Musibah ini adalah teguran agar kita bersedia melakukan muhasabah massal. Boleh jadi, kekeringan yang kita alami bukan hanya disebabkan oleh kesalahan teologis, melainkan juga akibat 'dosa ekologis', tindakan merusak alam seperti penebangan pohon secara liar, pencemaran udara, dan pemborosan sumber daya," tegas Maulana Maqdum di hadapan ratusan jemaah yang menyimak dengan saksama.


Lebih lanjut, khatib mengajak seluruh civitas akademika untuk menjadikan agama sebagai pondasi transformasi kesadaran ekologis. Selain memohon ampunan melalui istigfar dan doa pengampunan sebagaimana dalam Surah Hud ayat 47 serta Al-A'raf ayat 23, jamaah diimbau untuk menyertai ikhtiar batin tersebut dengan aksi nyata. Langkah sederhana seperti menghemat penggunaan air, meminimalisasi limbah plastik, dan menjaga kebersihan lingkungan merupakan bentuk pengamalan Surah Al-Mulk ayat 15 dalam merawat bumi tempat tinggal manusia.

Kepala SMK Muhammadiyah 2 Wates, Tri Handayani, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas khidmatnya pelaksanaan ibadah tersebut. Beliau menekankan pentingnya mengintegrasikan nilai keagamaan dengan kepedulian lingkungan bagi para murid.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan edukasi praktis dan menanamkan rasa empati kepada para murid. Ibadah salat Istisqa’ bukan sekadar ritual memohon hujan, tetapi juga momen pendidikan karakter agar generasi muda menyadari tanggung jawab mereka dalam merawat alam ciptaan Tuhan," ujar Tri Handayani.

Seluruh rangkaian ibadah berlangsung lancar dan hangat. Tepat pukul 08.00 WIB, para murid kembali ke ruang kelas mereka bukan hanya membawa harapan akan hadirnya hujan yang menyejukkan, tetapi juga membawa kesadaran baru untuk lebih menyayangi bumi tempat mereka tumbuh.



Redaksi: Aisyah Ayun