Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

PRM Gulurejo Gelar Pengajian Ahad Wage di Masjid Al Wafa Pengkol, Hadirkan Direktur RS PKU Muhammadiyah Gamping

Selasa, 23 Juni 2026 | 11.40 WIB Last Updated 2026-06-23T04:40:49Z

 

Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Gulurejo kembali menggelar kegiatan rutin Pengajian Ahad Wage. Kali ini, acara tersebut berpusat di Masjid Al Wafa, Dusun Pengkol, Gulurejo, Lendah, Kulon Progo. Acara ini dihadiri oleh ratusan jemaah serta tokoh masyarakat setempat.

Sebelum memasuki acara inti, rangkaian acara diawali dengan sambutan dari pihak takmir masjid dan panitia. Dalam sambutannya, panitia mengingatkan pentingnya peran aktif pemuda dan remaja masjid sebagai generasi penerus tongkat estafet kepengurusan. Selain itu, jemaah diajak bersama-sama melafalkan sebuah hadis riwayat Rasulullah SAW mengenai keutamaan membaca zikir tahlil (Lailahaillallah wahdahu la syarikalah lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'ala kulli syaiin qadir) sebanyak 100 kali setiap harinya yang dapat menghapus dosa dan membentengi diri dari godaan setan.

Memasuki acara inti, panitia menghadirkan pembicara utama, yaitu dr. H. Ahmad Faesol, Sp.Rad., M.Kes., yang merupakan Direktur Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping. Dalam pengajian tersebut, dr. Ahmad Faesol menyampaikan materi bertajuk "Cara Bersyukur ketika Diberi Sehat dan Tetap Kuat ketika Diberi Sakit".

Dalam tausiahnya, dr. Ahmad Faesol menekankan bahwa sehat dan sempat adalah dua nikmat yang paling sering dilupakan oleh manusia. Ia berpesan agar jemaah senantiasa meniatkan setiap langkah kaki dan aktivitas sehari-hari—baik pergi ke sawah, pasar, maupun kantor—sebagai nilai ibadah agar hidup menjadi lebih berkah.

Lebih lanjut, dari sudut pandang medis dan agama, ia menjelaskan bahwa perasaan bahagia dan rida saat beribadah dapat memicu hormon endorfin dalam tubuh, yang secara alami membuat organ tubuh menjadi rileks dan menjaga kesehatan rohani maupun jasmani. Merujuk pada standar WHO terbaru, ia juga mengingatkan jemaah untuk menjaga "kesehatan sosial", salah satunya dengan gemar berinfak dan peduli terhadap sesama di lingkungan sekitar.

Sementara itu, saat menghadapi ujian sakit, dr. Ahmad Faesol mengajak jemaah untuk tetap kuat dengan cara senantiasa berprasangka baik (husnudzon) kepada Allah SWT. Menurutnya, sakit merupakan bentuk kasih sayang Allah untuk menggugurkan dosa-dosa manusia di dunia. Ia juga mengingatkan pentingnya ikhtiar pengobatan secara medis yang tepat dan menghindari kebiasaan terlalu sering mengonsumsi obat-obatan warung tanpa indikasi yang jelas, karena obat pada dasarnya bisa menjadi racun bagi tubuh jika tidak digunakan dengan bijak.

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif bersama jemaah dan pengumuman bahwa Pengajian rutin berikutnya akan dilaksanakan di Masjid Al Muttaqin.

---