.jpeg)
Tim PKM Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta kembali melaksanakan kegiatan lanjutan Program Surya Muda di SMP Muhammadiyah 1 Minggir pada Senin, 27 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari Hibah RisetMu tahun pelaksanaan 2026 yang difokuskan pada penguatan perilaku hidup sehat remaja melalui edukasi sebaya, aktivitas fisik, dan pemantauan kebiasaan sehat secara mandiri.
Dalam pelaksanaannya, kader kesehatan remaja yang telah mendapatkan pelatihan sebelumnya tampil aktif membimbing teman-temannya. Sepuluh kader yang terlibat, yaitu Aleta Damara Arundati, Andhika Putra Pratama, Asyifa Budiarti, Azizah Nurul Azkia, Daffa Almer Qurunulbahri, Mutiara Hayunindya, Fadila Elvaretta Azarine, Madzifa Mayang Ahlatul Quran, Lutfi Purnama, dan Herris Isnain Anggari Kasih, memandu rangkaian kegiatan yang berlangsung interaktif dan edukatif.
Kegiatan diawali dengan pengisian kuesioner dan pemeriksaan fisik sederhana sebagai bentuk pemantauan awal kondisi kesehatan siswa. Setelah itu, peserta mengikuti senam bersama untuk mengajak remaja membiasakan gerak aktif dan menjaga kebugaran tubuh. Suasana kegiatan berlangsung semangat karena siswa terlibat langsung dalam setiap sesi yang disiapkan.
Pada sesi penyuluhan, kader Surya Muda menyampaikan materi yang berkaitan dengan pola hidup sehat remaja, mulai dari pentingnya aktivitas fisik, menjaga postur tubuh, cukup tidur, hingga memenuhi kebutuhan nutrisi seimbang. Siswa juga diperkenalkan pada e-modul Surya Muda sebagai bahan belajar mandiri yang dapat dipelajari ulang di rumah. Untuk memperkuat perubahan perilaku, peserta juga menerima logbook kesehatan yang digunakan untuk mencatat aktivitas harian, pola tidur, olahraga, dan kebiasaan sehat lainnya.
Ketua tim pelaksana, Dr. Siti Khotimah, S.ST.Ft., M.Fis., menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang agar siswa tidak hanya menerima informasi, tetapi juga mengalami langsung proses belajar sehat. “Kami ingin remaja tidak sekadar tahu, tetapi juga terbiasa melakukan perilaku sehat dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Sementara itu, Zubaida Rohmawati, S.Kep., Ns., MPH., menuturkan bahwa kader sebaya memiliki peran penting dalam keberhasilan program. “Pesan kesehatan akan lebih mudah diterima bila disampaikan oleh teman sebaya. Karena itu, kader menjadi penggerak utama dalam membangun budaya sehat di sekolah,” katanya.
Kegiatan ini juga didampingi oleh Ryo Septiyandi, S.Or. dan Diah Safitri, M.Pd., yang menyampaikan apresiasi atas antusiasme siswa. Ryo menilai kegiatan senam dan praktik langsung membantu siswa lebih memahami pentingnya menjaga kebugaran tubuh. Diah menambahkan bahwa program seperti ini perlu dilakukan secara berkelanjutan agar kebiasaan sehat benar-benar tumbuh dalam keseharian siswa.
Mahasiswa keperawatan dan fisioterapi turut membantu jalannya kegiatan, terutama dalam pendampingan peserta, pemeriksaan, dan aktivitas fisik. Kehadiran mereka memperkuat kolaborasi lintas bidang dalam mendukung kesehatan remaja di lingkungan sekolah.
Sebagai bentuk apresiasi, Tim PKM UNISA Yogyakarta juga menyerahkan sertifikat serta alat kesehatan berupa tensimeter, alat ukur tinggi badan, dan alat ukur lingkar perut kepada pihak sekolah secara simbolis. Penyerahan dilakukan kepada Kepala SMP Muhammadiyah 1 Minggir, H. Wakhid Effendi, S.Pd.
Dalam sambutannya, Wakhid menyampaikan terima kasih atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap program Surya Muda memberi dampak positif bagi siswa dalam membangun kepedulian terhadap kesehatan sejak dini. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Harapan kami, siswa semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan dan membiasakan hidup aktif sejak sekarang,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Program Surya Muda kembali menegaskan perannya sebagai gerakan edukasi kesehatan remaja yang aplikatif, menyenangkan, dan bermanfaat bagi sekolah (Edwin Daru Angara).
